|
A
|
ku tak bisa dipaksa untuk menghitamkanmu
Ruang terkecilku sudah terisi penuh olehmu
Datang memberiku segenggam api kecil
Namun terangnya hingga cakrawala pikiranku
Menggeser sudut tersempit dalam rongga nafas
terdalamku
Lalu bertiup nafas lembutmu di antara lembaran
hariku
Membasahi hamparan gurun batinku
Panas, menjadi sejuk . .
Itulah dirimu, memutar semua putaran yang tak
berputar
Membingungkanku untuk mewarnaimu
Aku tak berwarna, tapi ingin memberi warna
Bagai tidur diatas pecahan kaca . .
Hanya bisa menelusuri alam hampa
Menerka warna apa yang ingin kuberi
Apakah merah, kuning, atau hijau
Ataukah semuanya?
Datanglah sebuah zat tak berwarna
Yang akhirnya dapat memberiku warna
Mewarnaiku dan mewarnaimu
(bimbang berbahagia)
No comments:
Post a Comment